Toko Berkonsep “Bank Makanan” Dibuka di Taobao, Bantu Masyarakat Kurang Mampu dan Kurangi Sampah Makanan

Minggu lalu, Taobao, marketplace online dari Alibaba Group, resmi meluncurkan toko serba RMB0,01 atau setara dengan 22 sen rupiah, – yang menjual berbagai macam barang.

Toko ini merupakan toko dengan konsep “Bank Makanan” atau Food Bank pertama di Tiongkok. Dikelola oleh yayasan sosial Green Oasis yang berbasis di Shanghai, toko ini menjual produk-produk makanan yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa, serta ditujukan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

Misalnya saja, hanya dengan harga RMB0,01 (setara Rp22 sen), konsumen bisa membeli produk beras   yang memiliki tanggal kedaluwarsa di bulan Desember. Biaya pengirimannya pun gratis.

“Makanan yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa sebenarnya belum termasuk kategori makanan basi. Jika disimpan dengan benar, maka kualitasnya tidak akan menurun, sehingga, makanan tersebut tetap aman untuk dikonsumsi,” jelas Liu Shaowei, Deputi Direktur pusat penelitian makanan dan obat-obatan dari Universitas Sains dan Teknologi Tiongkok Timur di Shanghai.

Menurut laporan Taobao di bulan April, tercatat lebih dari 2,1 juta pengguna Taobao membeli makanan yang sudah mendekati tanggal kadaluwarsa sepanjang tahun lalu.

Mengurangi Limbah Makanan

Guna memastikan produk yang dijual sampai pada konsumen dengan tepat, toko ini akan meminta pembeli menunjukkan dokumen resmi dari pemerintah yang menyatakan bahwa mereka termasuk kaum difabel, atau dengan menunjukkan bukti penghasilan di bawah rata-rata. Penunjukkan dokumen ini juga bertujuan untuk membatasi jumlah pembelian sebesar satu produk per hari. Nantinya, para konsumen juga bisa mendapatkan uang mereka kembali setelah transaksi selesai.

Green Oasis menyatakan telah “menyelamatkan” sekitar 1.000 ton surplus makanan berlebih sejak awal toko ini diluncurkan, yaitu tahun 2014. Makanan-makanan ini berasal dari berbagai tempat, contohnya seperti restoran, toko grosir, perusahaan makanan maupun minuman. Sejauh ini, hampir 1 juta orang dari komunitas kurang beruntung telah mendapat manfaat dari program tersebut.

green oasis- bank makanan

Sebelum membuka toko di Taobao, Green Oasis biasanya mendistribusikan makanan yang akan disumbangkan melalui toko-toko offline. Selain itu, makanan-makanan tersebut juga disalurkan ke 304 mitra non-profit, baik dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sekolah, hingga komunitas-komunitas di seluruh penjuru Tiongkok.

Green Oasis juga berharap toko online ini akan menjangkau lebih banyak masyarakat. Terlebih, kini konsumen juga dapat berbelanja dari rumah, sehingga tak perlu mengantri di toko secara langsung.

Merchant yang ada di platform Taobao dan Tmall kini juga dapat mendonasikan stok makanan berlebih mereka ke Green Oasis, guna mengurangi stok makanan yang terbuang. Melalui sistem backend di platform, merchant dapat “menyumbangkan” stok produk mereka dengan mudah. Produk yang disumbangkan tersebut nantinya akan muncul di rak penjualan Bank Makanan milik Green Oasis. Jika ada konsumen yang melakukan pemesanan, merchant akan mengirimkan pesanan tersebut dari gudang.

Semenjak pemerintah Tiongkok mengeluarkan kebijakan tentang sampah makanan pada bulan April lalu, permintaan produk makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa meningkat di Tiongkok. Bahkan, keadaan ini telah menjadi tren gaya hidup di generasi muda Tiongkok.

Tren ini telah melahirkan sebuah komunitas, yaitu grup yang berisikan 86.000 anggota di situs ulasan Reddit Tiongkok, Douban. Komunitas ini saling berbagi ilmu tentang tips belanja produk-produk yang hampir memasuki tanggal kedaluwarsa.


AlibabaNews Bahasa Indonesia adalah portal informasi resmi dari Alibaba Group yang menyediakan berita terbaru terkait ekosistem alibaba di Indonesia dan secara global. Dapatkan informasi terbaru langsung di e-mail Anda dengan berlangganan newsletter kami di laman utama

keberlanjutan taobao