5 Langkah Mudah untuk Sukses Berjualan B2B di Alibaba.com

sukses-berjualan-di-alibaba

Alibabanews berbincang dengan Adi Nugroho, Country Director Alibaba.com di Indonesia, untuk membahas tentang cara menjadi perusahaan yang sukses berjualan di Alibaba.com. Selengkapnya dalam artikel.



Alibaba.com merupakan platform e-commerce antar negara yang khusus melayani transaksi Business to Business (B2B). Platform ini bekerja seperti layaknya pameran industri atau trade show yang berlangsung secara online, dimana klien dan vendor bisa saling bertemu, melakukan negosiasi bisnis, dan bertransaksi ekspor-impor dalam skala besar. 

Dalam rangkaian seri artikel sebelumnya, telah dibahas tentang cara mulai berjualan serta hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan perusahaan untuk bergabung di platform Alibaba.com. Ternyata, prosesnya tidak rumit! Setiap perusahaan bisa mendaftarkan diri secara online dan mulai berjualan grosir antarnegara setelah berhasil melakukan registrasi. 

Kali ini, Alibabanews akan berbincang dengan Adi Nugroho, Country Director Alibaba.com di Indonesia, untuk membahas tentang cara menjadi perusahaan yang sukses berjualan di platform Alibaba.com. Kiat-kiat ini disusun sebaik mungkin dengan menggabungkan insight dan pengalaman Adi sebagai Country Director, yang telah mendampingi banyak perusahaan Indonesia mencetak omzet penjualan yang tinggi berkat eksekusi strategi yang matang. 

Simak selengkapnya 5 kiat menjadi perusahaan sukses di platform B2B Alibaba.com!

 

1. Sukses Berjualan di Alibaba.com: Mengikuti Panduan Alibaba.com untuk Tingkatkan traffic secara organik

 

Perusahaan yang baru saja mendaftar di Alibaba.com belum memiliki rating atau skor tertentu, sehingga bisa saja membuat pembeli ragu bertransaksi. Untuk itu, sebagai perusahaan baru, langkah awal yang harus dilakukan adalah meningkatkan traffic atau jumlah kunjungan ke link perusahaan secara organik.

“Alibaba.com sudah menyediakan panduan khusus bagi perusahaan. Misalnya saja, dalam waktu 15 hari setelah pendaftaran, perusahaan harus mengisi keterangan tentang profil perusahaan, mengunggah foto-foto dan spesifikasi produk, dan lain sebagainya. Teknologi kecerdasan buatan Alibaba secara otomatis memberikan ‘skor’ sebagai indikator apakah laman perusahaan sudah terlihat bagus atau belum. Skor ini memiliki beberapa variabel, mulai dari kualitas foto, kecepatan membalas pesan, sampai ke frekuensi login atau keaktifan perusahaan di platform,” ungkap Adi. 

Berdasarkan pengalamannya, profil perusahaan yang ideal harus mencapai skor 4 dari 5. Dari situlah, perlahan-lahan perusahaan akan mulai mendapatkan kunjungan dari pembeli yang tertarik. Jika mendapatkan pertanyaan dari pembeli, perusahaan juga harus responsif memberikan balasan, karena akan berpengaruh pada penilaian dari Alibaba.com. Ia mengaku, ada beberapa perusahaan yang menerima banyak sekali inquiry, namun karena mereka tidak pernah membalas, akhirnya nilai skor berkurang dan traffic kembali menurun. 

sukses berjualan di alibaba

 

2. Investasikan waktu untuk menavigasi dan memahami platform Alibaba.com

 

Alibaba.com, sebagai platform jual-beli terbesar di dunia, sudah dilengkapi berbagai fitur canggih agar perusahaan semakin mudah mendapatkan inquiry atau pemesanan. Namun, masih banyak perusahaan yang belum memaksimalkan beragam fitur ini, entah karena bersikap pasif, tidak memiliki sumber daya yang ahli di bidang digital, atau karena kesulitan mengoprek elemen-elemen teknologi di dalam platform. 

Karena itu, bagi perusahaan yang ingin sukses berjualan di Alibaba.com, Adi selalu memberi rekomendasi untuk menginvestasikan waktu khusus agar perusahaan dapat menavigasi dan memahami platform ini sepenuhnya. Dalam beberapa minggu pertama, akan lebih baik jika penanggungjawab/manajer/owner bisa terjun langsung, sehingga mereka bisa membuat SOP yang baik di awal. 

“Semakin sering surfing di Alibabacom, maka perusahaan akan semakin paham dengan dunia transaksi B2B global. Mulai dari apa yang sedang banyak dicari dari Indonesia, apa produk baru yang bisa menjadi ide untuk pengembangan selanjutnya, strategi kompetitor, sampai perbandingan harga dengan supplier dari negara lain. Karena kita bersaing dengan perusahaan dari seluruh dunia, kita harus lebih proaktif,” tambahnya.

 

3. Manfaatkan market insight dari Alibaba.com

 

Data is king. Pernyataan tersebut tampaknya tepat menggambarkan betapa pentingnya menyelami market insight yang tersedia di platform Alibaba.com

“Fitur ini adalah aset yang berharga untuk perusahaan. Kita bisa memilih sektor apa yang ingin kita riset, lalu dari situ akan muncul kata kunci yang sedang trending, negara mana yang paling banyak mencari produk tertentu, jam berapa mereka melakukan pencarian, sampai jumlah kuantitas yang paling banyak dicari. Sangking lengkapnya, banyak perusahaan di Indonesia yang menggunakan fitur Market Insight Alibaba.com sebagai masukan untuk perencanaan ekspansi produk mereka,” ungkap Adi. 

4. Terbuka terhadap peluang bisnis baru

 

 

Untuk bisa sukses berjualan di Alibaba.com, perusahaan harus meninggalkan pola pikir lama dan lebih terbuka terhadap peluang bisnis baru, terlebih karena lanskap industri senantiasa berubah. Ketika berjualan B2B, perusahaan harus berusaha sebaik mungkin untuk bernegosiasi dengan pembeli dan memahami kebutuhan mereka.

Sebagai supplier, perusahaan dituntut untuk bisa memahami mindset dari calon pembeli. “Contohnya jika kita adalah perusahaan eksportir arang berbentuk bongkahan, lalu ada pembeli yang menanyakan apakah kita bisa menyuplai bubuk arang untuk obat nyamuk, jangan langsung ditolak begitu saja. Justru pertanyaan dari pembeli bisa kita jadikan masukan. Coba diskusikan dengan tim produksi, siapa tahu mereka bisa menghasilkan jenis produk baru dan mengakomodasi kebutuhan pembeli,” saran Adi. 

5. Mengirimkan penawaran di Inquiry Center (open bidding) dan keyword ads

Setelah mencatatkan traffic yang cukup tinggi, perusahaan bisa mulai mengirimkan penawaran di Inquiry Center atau open bidding di platform B2B Alibaba.com. Setiap bulan, perusahaan bisa mengikuti maksimal 20x bidding. Karena itu, pastikan sudah melakukan seleksi yang cermat dan pilih proyek-proyek dengan kemungkinan menang yang lebih besar. 

Kunci untuk memenangkan bidding terletak pada dua faktor utama, yaitu harga kompetitif dan durasi manufaktur. Jika pembeli tertarik dengan bid yang ditawarkan perusahaan, pembeli akan menghubungi secara langsung untuk bernegosiasi lebih lanjut. Semakin sering mengikuti bidding, angka traffic akan semakin naik, karena banyak pembeli yang melihat profil perusahaan. 

Terakhir, Alibaba.com juga menyediakan fitur promosi berupa keyword ads. Cara ini bisa ditempuh jika perusahaan ingin produknya tampil di paling atas dalam pencarian kata kunci tertentu.

Tertarik lebih lanjut untuk berjualan di Alibaba.com? Klik di sini untuk mengetahui panduan cara mulai berjualan di platform Alibaba.com.

Alibaba B2B Export sell to china UKM