Ingin Berjualan di Alibaba.com? Ini Hal yang Perlu Diketahui!

Untuk bisa bangkit dari dampak pandemi Covid-19, banyak pelaku bisnis yang mengalihkan transaksi jual-belinya ke ranah online.  Dalam rangka mendukung gerakan transformasi digital ini, Alibaba Group pun mengajak sebanyak mungkin pelaku bisnis dari berbagai negara untuk berjualan di Alibaba.com. 

Alibaba.com merupakan platform e-commerce antarnegara yang khusus melayani transaksi Business to Business (B2B). Platform ini bekerja seperti layaknya pameran industri atau trade show yang berlangsung secara online, dimana klien bisa menemukan vendor yang mereka butuhkan, melakukan negosiasi bisnis, dan transaksi ekspor-impor dalam skala besar. 

Lalu, bagaimana cara untuk bisa mulai berjualan di Alibaba.com? Apa saja hal-hal yang perlu diketahui? Kali ini, Alibabanews Indonesia akan berbincang bersama Adi Nugroho, Country Director Alibaba.com di Indonesia untuk mengetahui seluk beluk cara berjualan di platform B2B ini. Simak ulasan lengkapnya!

Halo, Pak Adi. Bagaimanakah cara pelaku bisnis di Indonesia untuk bisa mulai berjualan di Alibaba.com?

Halo. Caranya sangat mudah. Di Alibaba.com, Anda bisa mendaftarkan diri sebagai pelanggan berbayar atau pelanggan gratis. Sebagai pelanggan gratis, Anda bisa mencantumkan sampai lima produk untuk dijual. Kalau sudah mendaftar di website, maka Anda bisa langsung membuat profil perusahaan dan mengunggah foto dan keterangan produk, lalu mulai berjualan. 

Jika sekiranya tertarik untuk menjadi pelanggan berbayar Alibaba.com, maka Anda perlu menyiapkan dokumen legalitas perusahaan, seperti akta pendirian atau SIUP. Setelah membuat akun, Anda perlu mengunggah beberapa dokumen ini sebagai proses verifikasi. Di Alibaba, kami sangat berkomitmen menjaga kepercayaan pembeli. Oleh karena itu, kami harus melakukan verifikasi untuk memastikan kualitas dan profesionalitas perusahaan yang mendaftar.

Lalu, apa saja perbedaan antara pelanggan berbayar dan pelanggan gratis Alibaba.com?

Ada beberapa perbedaan, misalnya pelanggan gratis bisa mengunggah hingga 5 pilihan produk. Sementara pelanggan berbayar bisa mengunggah sebanyak mungkin produk tanpa dibatasi. Selain itu perbedaan antara keduanya adalah di peringkat ranking, desain toko, dan akses untuk mengikuti tender pembelian di Alibaba.

Siapa saja yang bisa berjualan di Alibaba.com?

Semua perusahaan yang telah memiliki badan hukum resmi dan telah beroperasi di Indonesia.

Apa saja produk yang bisa dijual di Alibaba.com?

Hampir semua produk umum bisa dijual di Alibaba.com. Beberapa kategori produk yang tidak bisa dijual di platform Alibaba.com adalah rokok, NAPZA, peralatan medis, dan produk-produk tiruan yang melanggar hak cipta intelektual merek. 

Jika ingin berjualan di Alibaba.com, apa saja produk yang biasanya laku?

Bagi pelaku bisnis Indonesia yang tertarik berjualan di Alibaba.com, saran saya adalah menentukan varian produk yang tepat. Sebagai platform e-commerce B2B global, kita harus bersaing dengan ribuan penjual dari negara-negara lain ketika berjualan di platform ini.

Pertama, kalau bisa jangan terlalu mengandalkan pasar komoditas, seperti buah dan sayur, karena persaingannya lebih berat. Kedua, untuk pasar ekspor dan impor seperti di Alibaba.com, sebaiknya jangan terlalu menjual produk yang niche atau unik, misalnya barang seni.

Selama ini, pelaku bisnis Indonesia yang berjualan di Alibaba.com banyak yang sukses ketika menjual perabotan rumah, seperti meja dan kursi. Bahkan, ada juga yang menjual batu taman, dan bisa melayani pembeli hingga ke Korea, Jepang, dan Amerika Serikat.

Dari Indonesia sendiri, menurut Bapak apa saja kategori produk yang laris di Alibaba.com?

Dari pengamatan saya pribadi, ada beberapa tipe produk yang berpotensi besar untuk dijual dari Indonesia. Yang pertama adalah furnitur, seperti furnitur Jepara, karena kerajinan kayu tersebut sulit ditemukan di negara-negara lain. Yang kedua adalah makanan-minuman dan produk-produk pertanian yang telah diolah menjadi bahan setengah jadi. Beberapa contohnya adalah bubuk vanili, minyak kelor, bubuk kayu manis. Produk-produk ini akan dibeli oleh perusahaan luar negeri untuk diolah kembali menjadi bahan jadi. 

Yang terakhir, bagi yang tertarik berjualan di Alibaba.com, bisa juga mencoba untuk menjual produk kategori energi, seperti arang. Produk arang Indonesia mendapatkan sambutan baik dari pasar Timur Tengah, karena mereka membutuhkannya untuk shisha. 

Pembeli produk-produk Indonesia di Alibaba.com biasanya berasal dari negara mana?

Sebenarnya hal itu tergantung dari kategori produknya. Tapi secara umum, pedagang Indonesia di Alibaba.com banyak melayani pembeli yang berasal dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Timur Tengah. 

Menurut Bapak, apa hal penting yang harus disiapkan sebelum berjualan di Alibaba.com?

Pertama, sebelum berjualan di Alibaba.com, penjual harus memastikan bahwa kapasitas produksinya cukup untuk memproduksi dalam jumlah banyak, untuk memenuhi permintaan pembeli. Jangan sampai ketika pembeli tertarik, ternyata kita tidak bisa memenuhi produksi dalam jumlah besar.

Yang kedua, di platform ekspor-impor seperti Alibaba.com, diversifikasi produk sangatlah penting. Kalau mau sukses berjualan di platform digital, maka kita harus bisa memberikan sebanyak mungkin variasi produk. Misalnya, kita punya minyak kelapa (coconut oil), jangan hanya dijual sebagai minyak kelapa. Kita mungkin bisa membuat kemasan kecil, sedang, besar, kemudian membuat beberapa variasi minyak, misalnya ada yang untuk kosmetik dan ada yang untuk bahan masak. Semakin banyak varian produk yang ditawarkan, buyer akan semakin tertarik untuk membeli. 

Yang ketiga, harus diakui bahwa transaksi penjualan lintas negara membutuhkan keahlian khusus. Karena itu, jika ingin berjualan di Alibaba.com, pastikan perusahaan memiliki minimal satu orang yang berdedikasi untuk berjualan di platform digital. Perusahaan harus tahu teknis seluk-beluk seperti metode pengiriman, pembayaran internasional, sampai pengurusan bea cukai ekspor dan impor ke berbagai negara.

Terakhir, apakah Bapak mempunyai tips dan trik cara berjualan di Alibaba.com agar mendapatkan banyak pesanan?

Untuk bisa menjadi penjual sukses di platform e-commerce B2B seperti Alibaba.com, saya sarankan perusahan harus memiliki tim yang fokus mengurusi penjualan di platform digital. Biasanya, tim yang sudah berpengalaman, mereka tahu cara membuat deskripsi produk yang baik dan menarik, serta cara bernegosiasi dengan calon pembeli. Ini merupakan faktor penting agar kita bisa memenangkan persaingan dengan vendor lain dari berbagai negara.

Yang kedua, berjualan di Alibaba.com membutuhkan lebih banyak langkah proaktif untuk mendekati calon pembeli. Misalnya, jika ada pembeli yang menanyakan harga, kita harus memberikan jawaban dengan cepat. Lalu, kita juga harus sering-sering melakukan follow up agar bisa melanjutkan transaksi. Jangan hanya membuka toko lalu menjadi penjual yang pasif dan menunggu pesanan begitu saja. 

Yang ketiga, manfaatkan sebaik-baiknya fitur dan teknologi canggih yang telah tersedia di Alibaba.com. Contohnya, dalam platform Alibaba.com, terdapat analisa pasar yang bisa kita akses sebagai pelanggan berbayar. Kita harus bisa memahami market insight ini dan melakukan penyesuaian bisnis. Lalu, manfaatkan juga fitur lain seperti pemasangan iklan promosi berupa keyword ads, sehingga produk kita bisa tampil di depan ketika pembeli mencari sesuatu. 

Saya berharap, di masa mendatang akan semakin banyak pelaku bisnis Indonesia yang berjualan di Alibaba.com dan meraih kesuksesan di pasar global.  

Alibaba sell to china