CEO Alibaba: Dukung Inovator Muda Dalam Membangun Masa Depan

Daniel Zhang, Chief Executive Officer dari Alibaba, adalah otak di balik sejumlah pencapaian besar dari Alibaba Group. Pria yang bergabung dengan Alibaba Group pada tahun 2007 ini adalah perancang acara tahunan 11.11 Global Shopping Festival. Kesuksesan acara tersebut dapat terlihat dari penjualan dagangan bruto yang mencapai angka lebih dari Rp400 triliun pada tahun lalu. Mantan akuntan berusia 47 tahun ini juga merupakan pendukung besar dari kebijakan Alibaba untuk menggabungkan teknologi dan e-commerce demi menciptakan model New Retail di Tiongkok. Terlebih, beliau juga telah lama mendorong perkembangan generasi muda di Alibaba dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyuarakan dan melaksanakan ide-ide mereka.

Pada konferensi Innovation and Entrepreneurship Education in the New Era: Challenges and Opportunities yang diadakan oleh Universitas Tsinghua, EMS, dan Global Alliance, Daniel Zhang membagikan empat kisah kesuksesan Alibaba. Selain itu, beliau juga menceritakan caranya mendeteksi dan memanfaatkan kesempatan baru; Cara sesungguhnya Alibaba berubah dari pemimpi sampai menjadi inovator masa depan. Beginilah ringkasan kisah dan pelajaran yang dapat diambil:

Kisah Pertama: Menemukan Inovasi Online di Tiongkok

Daniel mengisahkan bagaimana Jack Ma, sang pendiri Alibaba, mengenal internet untuk pertama kalinya di apartemen temannya di Seattle pada 1995. Ketika dia mengetik kata “bir”, muncul begitu banyak hasil pencarian. Tapi, ketika ia memasukkan kata “bir” dan “China”, tidak ada hasil pencarian yang muncul. Pada saat itulah Jack Ma melihat kesempatan. Dia menyadari bahwa ia dapat membantu pebisnis Tiongkok menemukan kesempatan perdagangan global dan ekspor melalui kekuatan internet.

Mengenali Kesempatan

  • Setiap hari, kita dapat menemukan berbagai macam kesempatan. Ada yang kecil, ada yang besar. Tapi, bila kita melakukan pengamatan lebih jauh, ada banyak kesempatan yang sebenarnya kurang berguna. Jadi, kuncinya adalah bagaimana cara memprioritaskan dan mengenali kesempatan terbaik.
  • Jangan terpaku untuk menemukan kesempatan hari ini. Bila Anda dapat melihat kesempatan tersebut hari ini, para pesaing Anda juga dapat melihatnya. Entrepreneur sejati harus bisa mengenali kesempatan esok hari. Mungkin akan ada banyak orang yang tidak mempercayai Anda atas kesempatan ini, tapi itu memang resiko ketika menjadi orang pertama yang bergerak. Jadi, cobalah sesuatu yang baru dan mungkin Anda akan mampu menyelesaikan permasalahan di masa depan.

Kisah Kedua: Migrasi Seluler Taobao

Hingga saat ini, online marketplaces Alibaba memiliki hampir 700 juta pengguna yang mengakses situsnya melalui telepon seluler setiap bulan.

Daniel menceritakan ketika internet seluler mulai populer di tahun 2012-2013, sekelompok ahli teknis pun ditugaskan untuk mentransisi Taobao menuju dunia seluler. Hasilnya ternyata kurang memuaskan. Masalahnya? Para teknisi tersebut terbiasa menggunakan komputer. Jadi, Daniel merekrut anak-anak muda yang tidak memiliki pengalaman menggunakan Taobao sebagai situs belanja di komputer. Enam tahun kemudian, salah satu dari teknisi muda itu, Jiang Fan, sekarang menjadi presiden Taobao.

Mengantisipasi Masa Depan

  • Jangan berusaha mencari solusi yang sempurna, terutama di lingkungan yang kompetitif. Dalam dunia yang serba cepat ini, kita selalu mengatakan, “Jangan sampai ketinggalan kereta.” Yang penting itu, janganlah jadi orang terakhir yang naik ke kereta. Bila itu kejadiannya, lebih baik tunggu kereta selanjutnya dan menjadi orang pertama di sana. Kesimpulannya, lebih baik bersiap untuk masa depan daripada bermain kejar-kejaran dengan pesaing.

Inovator Pembentuk Masa Depan

  • Setiap perusahaan tentu membutuhkan mimpi dan visi untuk masa depan. Tapi, Alibaba ingin melakukan lebih dari sekedar membuat mimpi. Kami berjuang menjadi pembentuk masa depan. Kami ingin menciptakan kereta selanjutnya, bukan hanya sekadar menaiki dan mengikutinya.
  • Untuk memulai bisnis, Anda membutuhkan rencana bisnis, survei pasar, dan Anda juga perlu memahami pelanggan. Tapi, dalam eksekusi bisnis, yang terpenting adalah koreksi. Anda akan membuat banyak kesalahan, tapi kuncinya adalah seberapa tanggap Anda dalam memperbaikinya. Jadi, berikanlah kesempatan bagi anak-anak muda untuk membuat kesalahan. Mereka akan menemukan jalan terbaik untuk mencapai tujuannya.
  • Tentu saja, ada biaya yang harus dibayarkan dalam mengambil risiko terprediksi ini. Biaya terbesar dalam melakukan inovasi terletak ketika mengambil kesempatan. Tapi, bila Anda tidak mencoba, Anda tidak akan pernah tahu apa yang bekerja dan apa yang tidak. Dan, apapun yang berhasil bekerja akan membuat Anda lebih maju dari para pesaing.

Kisah Ketiga: Memenuhi Kebutuhan Yang Tidak Terpenuhi

Pada 2003, eBay merupakan pemain dominan dalam dunia e-commerce Tiongkok dengan 90% pangsa pasar. Namun, Alibaba melihat bahwa eBay hanya menyediakan platform lelang di mana pembeli dan penjual tidak dapat berinteraksi langsung. Tim Alibaba segera membuat fitur “live chat” agar penjual dan pelanggan dapat berdialog langsung. “Fitur tersebut ternyata menjadi lebih dari alat komunikasi,” ucap Daniel Zhang. Fitur itu menjadi bagian dari layanan konsumen yang membangun kepercayaan antara pembeli dan penjual.

Inovasi

  • Inovasi bukanlah hanya mengenai gambaran besar, tapi juga mengenai detail. Inovasi adalah mengenai bagaimana caranya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pelanggan. Kita selalu mengatakan, bila kita dapat menemukan titik permasalahan tersebut, maka dari sanalah kita dapat menemukan kesempatan.

Entrepreneur

  • Sebagian besar orang peduli dengan kesempatan bisnis, tapi kalau Anda ingin menjadi pewirausaha sejati, Anda harus memberikan solusi akan hal-hal yang menjadi masalah semua orang. Lihatlah ke sekeliling Anda. Semakin besar masalah yang Anda pecahkan, semakin besar bisnis yang akan Anda miliki.
  • Misi Alibaba–”Untuk memudahkan bisnis di manapun”–adalah alasan mengapa Alibaba bisa berkembang menjadi perusahaan yang ada saat ini. Kami tidak hanya melakukan bisnis untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain dan masyarakat luas.

Seorang kurir Ele.me yang sedang mengantarkan pesanan makanan dengan motornya.

Kisah Keempat: Dari Lunchbox Hingga Jadi Raksasa Pengiriman Makanan

Layanan pengiriman lokal milik Alibaba, Ele.me, diciptakan pada tahun 2008 untuk memenuhi kebutuhan pelajar di Universitas Shanghai Jiaotong. Dari keluhan para pelajar akan minimnya pilihan makan ketika belajar, pendiri Ele.me melihat kesempatan untuk menciptakan layanan pengiriman makanan di kampus. Layanan tersebut berkembang ke luar kampus dan sekarang, 10 tahun kemudian, Ele.me adalah layanan pengiriman makanan terbesar kedua di Tiongkok.

Value, Bukan Valuasi Perusahaan

  • Startup harus fokus dalam menciptakan value(nilai perusahaan), bukan valuasi perusahaan. Ada banyak orang yang memiliki ide bagus. Mereka menciptakan presentasi yang mengagumkan dan mendapatkan pendanaan pertama mereka. Mereka kemudian menghabiskan uang tersebut untuk membangun bisnis dan melakukan hal yang sama ketika mendapatkan pendanaan selanjutnya. Tapi, apakah ada nilai yang diciptakan? Bila jawabannya iya, maka pelanggan akan tetap bersama Anda. Bila tidak, mereka akan pergi.

Utamakan Sumber Daya Manusia

  • Bagian paling penting dari tugas dan tanggung jawab saya adalah sumber daya manusia . Kami memiliki usaha besar dan platform yang hebat. Tapi, semuanya itu tergantung dari orang-orang yang bekerja. Kalau Anda memiliki orang-orang yang tepat, Anda akan memiliki inovasi yang tepat. Ini bukan hanya mengenai ide. Ini juga mengenai memiliki orang yang punya visi dan kemampuan mewujudkannya.
  • Ada beberapa orang muda yang bergairah dan kreatif, tapi mereka tidak mengerti cara untuk menjadi pemimpin yang baik. Jadi, kami mengajari mereka cara memimpin tim. Itu adalah salah satu cara kami menjamin kelanjutan suksesnya Alibaba.
  • Ketika sedang berdiskusi dengan tim, saya selalu mendengarkan terlebih dahulu. Terkadang, saya mengingatkan diri agar tidak langsung berkomentar atas pendapat yang diucapkan dalam diskusi. Soalnya, sebagai CEO, komentar saya berarti saya sedang mengambil keputusan. Berikanlah waktu bagi orang-orang untuk menyelesaikan masalah dengan usaha sendiri. Maka, mereka mungkin akan mengejutkan diri Anda.
Alibaba CEO alibaba Daniel Zhang ele.me inovator muda Jack Ma konferensi entrepreneur