Karya Seni Digital Alibaba akan Sapa Pengunjung di Olimpiade Tokyo 2020

 

Saat puluhan ribu hingga jutaan orang tiba di Tokyo untuk menyaksikan Olimpiade musim panas Tokyo di bulan Juli mendatang, nuansa Olimpiade akan terasa segera setelah mereka menginjakkan kaki di bandar udara Narita.

Hal ini dimungkinkan dengan kehadiran Alibaba Cloud Gallery yang diumumkan hari ini (16/1) oleh Alibaba, mitra global resmi Olimpiade. Alibaba Cloud Gallery adalah kolaborasi kreatif Alibaba dengan bandar udara Narita dan sejumah seniman Jepang yang memadukan olahraga, budaya, seni, dan teknologi dalam pameran karya seni digital di bandar udara Narita.

Dalam siaran persnya, Alibaba mengatakan bahwa karya seni yang akan tampil di berbagai layar digital di Terminal Satu dan Dua di area kedatangan bandar udara Narita ini mengombinasikan elemen-elemen budaya Jepang dan gambar para atlet untuk menciptakan kesan pertama yang mendalam bagi pengunjung yang datang untuk menjadi bagian dari Olimpiade.

Menggandeng sejumlah seniman muda Jepang, Alibaba Cloud akan mendukung mereka dengan menyediakan teknologi dan data intelligence berkinerja tinggi agar mereka bisa menggarap elemen-elemen visual yang membutuhkan data berkapasitas tinggi untuk instalasi seni mereka.

Kehadiran Alibaba Cloud Gallery ini merupakan inisiatif kreatif terbaru dari kemitraan jangka panjang Alibaba dengan Komite Olimpiade Internasional yang difokuskan untuk mendigitalisasi Olimpiade dan menarik minat generasi baru para fans. Bagi Alibaba, ini berarti menggunakan kreativitas dan teknologi untuk berinteraksi dengan generasi muda, dan memberikan mereka panggung tersendiri untuk mengekspresikan inspirasi dan potensi, seperti halnya di Alibaba Cloud Gallery.

“Alibaba Cloud Gallery adalah kombinasi visi kami dalam kemitraan ini dan semangat Olimpiade,” ujar Chris Tung, chief marketing officer Alibaba Group, yang menambahkan bahwa “ini adalah inisiatif pertama dari berbagai upaya kami untuk meningkatkan pengalaman para pengunjung dari berbagai belahan di dunia yang datang untuk menyaksikan Olimpiade.”

Shoichi Okumura, salah satu seniman yang karyanya akan dihadirkan di Alibaba Cloud Gallery, mengatakan awan telah menjadi simbol yang kerap digunakan di berbagai karya lukisan Jepang untuk memecahkan misteri waktu dan ruang. “Kini, dengan bantuan perangkat dan teknologi canggih komputasi awan Alibaba Cloud, saya bisa mengomunikasikan karya saya ke masyarakat luas di Alibaba Cloud Gallery ini,” ujarnya.

Alibaba mengatakan bahwa berbagai karya seni digital baru akan dihadirkan dalam beberapa bulan ke depan dan  keseluruhan instalasi di Alibaba Cloud Gallery akan hadir hingga Maret 2021.

“Kami menantikan berbagai inisatif inovatif Alibaba Group lainnya yang dikombinasikan dengan elemen-elemen khas Jepang dan kami harap bisa menghadirkan pengalaman Olimpiade yang lebih seru dari sebelum-sebelumnya,” kata Masaaki Komiya, vice director general Tokyo Organizing Committee of the Olympic Games.

Sebelumnya, Alibaba meluncurkan logo kemitraan Alibaba-Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020. Dengan posisi Alibaba di bawah Olympic Ring, logo tersebut menunjukkan komitmen Alibaba Group untuk mendukung Olimpiade dengan teknologi awan dan keahliannya di perdagangan digital, serta upaya Alibaba menjadikan Olimpiade lebih menarik untuk generasi muda.

Unique Song, country manager Alibaba Cloud di Jepang, mengatakan bahwa perusahaan akan terus mendukung seniman Jepang usai Alibaba Cloud Gallery dipamerkan dengan memperkenalkan berbagai perangkat kecerdasan buatan dan solusi multimedia, seperti 3D modeling dan smart-video editing, yang saat ini telah digunakan di ekosistem Alibaba.

“Kami ingin mendukung para seniman dengan sumber daya teknologi kami,” pungkasnya.

Alibaba Cloud Gallery Olimpiade Olimpiade Tokyo 2020