Alibaba dan Pemkot Yiwu Bentuk Kawasan Berikat Komprehensif Baru yang Terdigitalisasi

Alibaba-cloud-Yiwu

Pekan ini, Alibaba Group mengumumkan kerja sama dengan Kota Yiwu, Zhejiang, Tiongkok, untuk membangun Kawasan Berikat Komprehensif dan Terdigitalisasi (Digitized Comprehensive Bonded Zone) di bawah skema Electronic World Trade Platform (eWTP). Kota Yiwu dikenal sebagai pasar grosir terbesar di dunia. Melalui digitalisasi ini, diharapkan bahwa kawasan Yiwu bisa mempermudah alur barang dari dan ke Tiongkok melalui Yiwu. Selain itu, digitalisasi berkonsep New Retail ini juga dapat menjadi solusi bagi para UKM, baik di kota ini maupun di luar negeri, termasuk di Indonesia, untuk bisa mengekspor produk mereka ke Tiongkok dan bangkit melawan dampak Covid-19. 

Kawasan Berikat Komprehensif (KBK) mengacu pada kawasan yang memberikan kemudahan perpajakan, prosedur administrasi, serta fasilitas logistik dan pabrik yang terintegrasi. Pendirian KBK merupakan bagian dari upaya Alibaba untuk melakukan digitalisasi terhadap infrastruktur Kota Yiwu, yang juga merupakan pusat kedua eWTP di Tiongkok.

Alibaba Group akan berkolaborasi dengan perusahaan di Yiwu, China City Commodities Group, untuk membuat sebuah platform layanan perdagangan lintas batas eWTP di kota tersebut. Platform satu atap ini akan menawarkan berbagai layanan perdagangan digital bagi UKM, terutama fasilitas bea cukai, penukaran mata uang asing, dan prosedur pajak. eWTP akan menjadi platform layanan perdagangan ketiga di bawah eWTP Hub, setelah sebelumnya diluncurkan di Hangzhou, Tiongkok, dan Liege, Belgia.

“Sebagai pusat penjualan produk dan UKM, Yiwu memiliki berbagai keunggulan, seperti mempunyai infrastruktur perdagangan yang memadai. Dengan sentuhan digitalisasi, Yiwu  merupakan gambaran kota modern yang memungkinkan pebisnis bisa terus berkembang di era digital melalui perencanaan yang strategis,” ujar Daniel Zhang, Chairman dan Chief Executive Officer Alibaba Group. 

“Alibaba akan bekerja sama dengan Kota Yiwu untuk memfasilitasi transformasi digital kota ini. Kami berharap bisa mewujudkan Kota Yiwu sebagai pusat perdagangan komoditas dan pelabuhan perdagangan digital. Ini merupakan langkah yang tepat dalam mencapai tujuan bersama, yaitu perdagangan global yang terintegrasi dan terdigitalisasi,” lanjut Daniel Zhang.

 

Berikut ini adalah 4 bagian utama dari kerja sama pembentukan Kawasan Berikat Komprehensif dan Terdigitalisasi antara Alibaba dan Kota Yiwu:

Platform Layanan Satu Atap Perdagangan Global eWTP 

Bagian pertama dari kerjasama pembentukan Kawasan Berikat Komprehensif dan Terdigitasilasi Alibaba dan Kota Yiwu adalah pembangunan platform perdagangan global eWTP untuk layanan perdagangan lintas batas di kota tersebut. Platform satu atap ini akan menawarkan berbagai layanan perdagangan digital bagi UKM, terutama fasilitas bea cukai, penukaran mata uang asing, dan prosedur pajak. eWTP Yiwu akan menjadi platform layanan perdagangan ketiga di bawah eWTP Hub. Platform serupa sebelumnya telah hadir di kota Liege, Belgia, dan Hangzhou, Tiongkok. 

Yiwu Bertransisi menjadi Pusat Distribusi Produk Impor dari Luar Negeri

Dengan semakin tingginya permintaan konsumen Tiongkok akan produk luar negeri yang berkualitas, Yiwu akan bertransformasi menjadi pusat distribusi produk konsumen dari luar negeri, tak terkecuali dari Indonesia. Untuk itu, Alibaba dan pemerintah kota Yiwu membentuk eWTP Yiwu Digital Customs Clearance Port. Sistem bea cukai dan perpajakan yang 100% online ini diluncurkan di bulan depan, untuk meningkatkan efisiensi penjual luar negeri ketika mengirimkan paket pesanan ke konsumen di Tiongkok. 

Berbagai kemudahan yang ditawarkan sistem digital Yiwu merupakan berita baik bagi para UKM di Indonesia dan internasional yang tertarik untuk melakukan penjualan, baik secara B2B atau B2C, ke pasar Tiongkok. 

Konsep New Retail untuk Produk Impor dari Luar Negeri 

Kolaborasi antara ini mencakup pembangunan ruang pameran canggih dan modern seluas 20 ribu meter persegi, yang didukung dengan teknologi dan solusi digital dari ekosistem Alibaba. Mengusung konsep New Retail Alibaba, konsumen yang memasuki ruang pameran bisa melihat, “menyentuh”, serta mencoba berbagai produk impor dari luar negeri, menggunakan teknologi berbasis kecerdasan buatan dari Alibaba Group. Jika menemukan produk yang mereka suka, konsumen juga bisa membayar dan langsung membawa pulang produk impor tersebut.

Tahap pertama dari pusat pameran baru ini akan dibuka pada Bulan September, khusus bagi para pembeli yang ingin melihat-lihat ataupun berbelanja. 

Membangun Fondasi Kemajuan UKM 

Sejak Kota Yiwu menjadi pusat eWTP bulan Juni lalu, bisnis lokal menunjukkan lonjakan dalam penjualan dan pesanan online dari pembeli internasional. Menurut Alibaba.com, platform global terdepan untuk perdagangan B2B, para penjual yang berbasis di Yiwu telah mencatatkan hampir 3 juta pembeli aktif selama 12 bulan terakhir, sementara transaksi online melalui Alibaba.com tumbuh 82% year-on-year

Tahun ini, untuk  meningkatkan jumlah pesanan, Alibaba.com berencana memperkenalkan pameran online komoditi kecil yang menghadirkan produk-produk lokal Yiwu. Mereka akan menyelenggarakan 20 pameran online untuk memasarkan produk-produk Yiwu ke lebih dari 5 juta pedagang grosir. Alibaba juga meluncurkan sejumlah solusi baru untuk membantu UKM bangkit lebih cepat dari pandemi, misalnya bekerja sama dengan Zhejiang Chouzhou Commercial Bank di Yiwu untuk memfasilitasi transaksi-transaksi perdagangan lintas negara.

Berbagai upaya ini sejalan dengan komitmen eWTP untuk menjadikan globalisasi lebih inklusif. Pertama kali diusung pendiri Alibaba, Jack Ma, di tahun 2016, eWTP ingin menurunkan hambatan UKM untuk melakukan perdagangan global melalui kebijakan-kebijakan yang mudah dan efisien, seperti dukungan logistik, keuangan, komputasi awan, dan layanan pembayaran mobile. Hingga saat ini, Yiwu dan Hangzhou, kota kelahiran dan pusat Alibaba, adalah dua kota di Tiongkok yang telah memiliki pusat eWTP. Sementara itu, pusat eWTP di luar negeri berlokasi di MalaysiaBelgiaRwanda dan Ethiopia.

“Kami percaya bahwa dunia sedang membentuk sistem perdagangan global yang terdigitalisasi. Kini, semua aspek perdagangan – mulai dari pemesanan, pengiriman produk, sistem penyimpanan, hingga pencetakan nota –  telah terhubung satu sama lain berkat teknologi digital. Alibaba dan Kota Yiwu akan bersama-sama mendorong inovasi dalam regulasi perdagangan, teknologi, dan skema penjualan, agar kami bisa melayani dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi para konsumen,” ungkap Daniel.

Alibaba Inspirasi