Alibaba Tetapkan Enam Nilai Baru Perusahaan, Apa Makna di Baliknya?

alibaba-office

Bermula dari tim kecil beranggotakan 18 orang di sebuah apartemen kecil di Hangzhou, Alibaba terus berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Sejauh ini, Alibaba telah mempekerjakan lebih dari 100.000 karyawan yang tersebar di berbagai belahan dunia, menjalankan lebih dari 30 lini bisnis, serta menciptakan 40 juta lapangan pekerjaan, secara langsung maupun tidak langsung, melalui ekosistem e-commerce di Tiongkok. 

Pada peringatan hari jadi ke-20 tahun lalu, Alibaba Group membuka era baru dengan melakukan pembaharuan nilai-nilai perusahaan agar sejalan dengan evolusi bisnis dan perubahan dunia. Pembaharuan nilai-nilai perusahaan ini juga bertujuan agar dapat memandu semua karyawan Alibaba (yang disebut Aliren) untuk bisa berkarya dan berkolaborasi dengan lebih baik.

Berikut ini adalah rangkuman Enam Nilai Baru Alibaba yang menjadi etos kerja perusahaan dan makna penting di baliknya:

1. Customers First, Employees Second, Shareholders Third – Konsumen adalah prioritas yang pertama, karyawan kedua, dan para pemegang saham yang ketiga.

Bagi Alibaba, konsumen akan selalu berada pada prioritas pertama. Hanya dengan memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen, maka perusahaan bisa terus berkembang, menjaga kesejahteraan karyawan dan para pemegang saham. Itulah makna di balik nilai pertama dari Enam Nilai Baru Alibaba.

Salah satu contoh nyata dari nilai ini adalah inisiatif Alibaba untuk memangkas keuntungan perusahaan demi menyelamatkan konsumen. Chief Financial Officer Maggie Zhou menjelaskan: “Pada tahun-tahun kelesuan ekonomi, sekitar tahun 2007-2008, banyak UMKM ekspor yang terkena dampak secara signifikan. Setelah melalui diskusi yang panjang, kami memutuskan untuk menurunkan harga produk hingga 60% demi membantu para eksportir ini. Pada waktu itu, para investor terkejut atas keputusan kami, terlebih karena produk tersebut menyumbang hingga 60-70% dari total pendapatan perusahaan.”

“Namun, keputusan ini adalah cerminan yang tepat atas nilai “customer first”. Dasar pemikiran kami saat itu sangatlah sederhana, yaitu ingin membantu para UMKM untuk bertahan. Tanpa mereka, kami akan kehilangan bisnis kami. Itulah alasan mengapa Alibaba selalu menempatkan konsumen sebagai prioritas pertama.”

Selain menjaga kepuasan konsumen, Alibaba juga memperhatikan kesejahteraan Aliren . Karyawan bekerja keras untuk menjaga nama baik perusahaan. Jika karyawan sejahtera, mereka juga akan memberikan layanan yang baik bagi konsumen, sehingga konsumen juga merasa puas. Inilah mengapa karyawan harus menjadi prioritas kedua.

2. Trust makes everything simple – Kepercayaan akan memudahkan segala hal.

Kepercayaan adalah hal yang berharga. Untuk itu, perusahaan harus senantiasa memupuk dan menjaga kepercayaan, baik dari konsumen maupun dari karyawan. Executive Chairman Ant Financial Eric Jing mengungkapkan bahwa Alibaba senantiasa membangun kepercayaan dan transparansi di antara para karyawan, agar setiap tim bisa bekerja dengan baik. “Semuanya harus dimulai dari diri sendiri. Kita harus berani mendelegasikan pekerjaan pada tim dan menunjukkan kepercayaan pada kolega dan rekan-rekan kita. Kita juga harus menghormati dan memahami orang lain, serta mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang mereka,” ungkapnya.

3. Change is the only constant – Perubahan merupakan satu-satunya hal yang tak pernah berubah.

Dunia senantiasa terus berubah. Begitu juga dengan dunia bisnis. Untuk itu, karyawan harus berani melakukan perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan tantangan yang ada di lapangan. “Di Alibaba, kami semua bekerja dengan fase kerja yang cepat dan keadaan yang terus berganti-ganti. Karena itu, setiap Aliren harus memahami bahwa perubahan adalah satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah,” kata Joe Tsai menjelaskan makna dari nilai ketiga dari Enam Nilai Baru Alibaba.

3. Today’s best performance is tomorrow’s baseline – Kinerja terbaik hari ini menjadi acuan untuk esok hari.

Masih berhubungan dengan nilai ketiga, Joe Tsai mengungkapkan bahwa semua orang di sekitar kita terus berbenah diri. Demikian juga dengan perusahaan-perusahaan kompetitor, mereka terus berusaha menjadi lebih baik. Konsumen pun mengharapkan layanan atau produk yang lebih baik lagi setiap tahunnya.

Karena itu, salah satu dari Enam Nilai Baru Alibaba adalah ajakan untuk tidak mudah berpuas diri. “Kami selalu mengingatkan para Aliren untuk jangan mudah puas terhadap diri sendiri. Carilah terus kesempatan untuk berkembang. Kita harus terus maju, jangan pernah melihat ke belakang dan berpikir bahwa semua yang kita lakukan sudah cukup,” tutur Joe Tsai.

4. If not now, when? If not me, who? – Kalau bukan sekarang, kapan? Kalau bukan saya, siapa?

Kalimat ini adalah slogan pada iklan lowongan pekerjaan Alibaba yang pertama. Slogan ini mendorong para Aliren untuk terus maju. Jane Jiang, karyawan Alibaba ke-13 yang menjabat sebagai Deputy Chief People Officer, sangat menyukai nilai ke-5 dari Enam Nilai Baru Alibaba. “Ada dua pesan penting pada kalimat ini. Pertama, kita harus percaya pada diri sendiri. Kita punya kemampuan untuk berkontribusi bagi tim, perusahaan, pelanggan, dan bahkan bagi masyarakat. Dan kedua, kita harus siap untuk membantu meringankan tanggung jawab orang lain.”

5. Live seriously, work happily – Hidup dengan serius, bekerja dengan bahagia.

Alibaba ingin Aliren untuk menjalani kehidupan mereka secara bersungguh-sungguh dan menikmati pekerjaan mereka. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi merupakan hal yang penting untuk dijaga. Selama ini kita selalu berpikir bahwa kita harus bekerja dengan serius, dan hidup dengan bahagia, tapi itu terbalik. Karyawan Alibaba harus menikmati pekerjaan seperti ia menikmati kehidupan, dan menjalani kehidupan dengan serius (bersungguh-sungguh) seperti ia menjalani pekerjaannya,ujar Joe Tsai.

Melalui Enam Nilai Baru Alibaba, diharapkan agar Aliren bisa menemukan sebuah kesatuan dan kesamaan dengan satu sama lain. Nilai-nilai ini pun kemudian menjadi panduan bersikap serta etos kerja yang dijunjung tinggi selama bekerja di Alibaba.

“Kami tidak bisa langsung melaksanakan semua nilai ini di hari pertama, karena butuh proses bertahun-tahun untuk menghayati nilai-nilai ini. Itulah mengapa kami sering mengatakan bahwa dibutuhkan setidaknya tiga tahun untuk bisa menjadi seorang Aliren sejati, dimana kami bisa benar-benar menghargai kebijaksanaan di balik Enam Nilai Baru Alibaba,” kata Joe Tsai.

“Kini kami memiliki Aliren yang berasal dari seluruh dunia. Kami berada di platform yang sama dan berbagi visi yang sama. Ini adalah saat tepat bagi kami untuk bekerja bersama-sama dan melaksanakan Enam Nilai Baru Alibaba,” tutup Daniel Zhang, Executive Chairman dan CEO Alibaba Group. 

Alibaba