Chun Li Ditunjuk Sebagai CEO Lazada Group

Lazada Group, bisnis e-commerce utama Alibaba di Asia tenggara, hari ini (26/6) mengumumkan penunjukan Chun Li sebagai Group Chef Executive Officer efektif 1 Juli. Chun Li akan memimpin babak baru pertumbuhan Lazada dalam lingkungan digitalisasi yang demikian dinamis di wilayah ini.

Chun Li bergabung di Alibaba Group pada tahun 2014 sebagai chief technology officer untuk divisi B2B perusahaan. Ia bergabung di Lazada tahun 2017 dan sejak itu menjabat sebagai President. Ia menduduki jabatan tambahan sebagai CEO Lazada Indonesia sejak Juli tahun lalu. Sebelum ke Alibaba, Chun Li menempati sejumlah posisi eksekutif di Paypal dan eBay.

Ia menggantikan Pierre Poignant, yang  akan memiliki peran baru sebagai asisten khusus Chairman dan CEO Alibaba Group Daniel Zhang.

“Chun adalah pemimpin berpengalaman yang bisa mewujudkan visi Lazada untuk memadukan perdagangan dan ekonomi guna memajukan ekonomi digital Asia Tenggara,” ujar Lucy Peng, chairwoman Lazada Group. “Di bawah kepemimpinan Pierre, Lazada mengalami pertumbuhan yang sehat selama dua tahun terakhir. Sebagai salah satu pendiri Lazada, Pierre telah menginsiprasi kita semua dengan dedikasinya, kerendahan hati, dan keteguhannya. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi Pierre dalam membangun fondasi kuat bagi kesuksesan jangka panjang Lazada.”

Pierre Poignant, salah satu pendiri Lazada di tahun 2012, diapresiasi akan perannya membangun infrastruktur platform e-commerce tersebut dan mengantarkannya sebagai pemimpin e-commerce di Asia Tenggara. Di tahun fiskal lalu, Lazada melayani lebih dari 70 juta konsumen di enam negara. Pangsa pasarnya terus menguat, terutama di Indonesia, dengan pertumbuhan 170% year-on-year.

“Saya bersemangat akan kesempatan memimpin Lazada di tahapan baru perjalanan kita bersama,” ujarnya dalam email yang dikirimkan ke tim Lazada setelah pengumuman penunjukannya sebagai CEO Lazada Group. “Saya sangat percaya bahwa Lazada memiliki posisi yang tepat untuk menggunakan berbagai kesempatan luar biasa di ekonomi digital yang terus berevolusi ini. Kita bisa memberikan kontribusi yang bermakna ke ekosistem ini melalui inovasi teknologi dan infrastruktur logistik yang kita miliki.”

Chun Li mengatakan perusahaan akan melipatgandakan investasi teknologinya di Asia Tenggara untuk memperkuat daya kompetisinya. Prioritas lain yang ia sampaikan adalah komitmen Lazada untuk membina SDM lokal. Saat ini, lebih dari 90% SDM Lazada adalah warna negara setempat. Ia mengatakan akan mendorong talenta lokal dan muda untuk menduduki posisi pemimpin di perusahaan.

Ia menambahkan bahwa momentum yang dialami industri e-commerce di Asia Tenggara, serta inovasi digital dan infrastruktur yang dimiliki akan mendorong perusahaan lebih maju dan bisa melayani konsumen dengan lebih baik lagi.

“Dengan mengutamakan konsumen, kita bisa berstrategi lebih baik, bekerja lebih cerdas, dan berjuang lebih keras,” ujarnya.

Chun Li Lazada Lazada Group Pierre Poignant